
LIGA.ID – Pertandingan seru antara Timnas Indonesia U-23 melawan Malaysia U-23 di laga pamungkas Grup A Piala AFF U-23 2025 berlangsung sengit pada babak pertama. Duel yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno ini berakhir imbang 0-0 hingga turun minum. Meski belum ada gol tercipta, Garuda Muda tampil jauh lebih dominan dari segi statistik.
Lalu, seperti apa sebenarnya data dan statistik Indonesia U-23 vs Malaysia U-23 di babak pertama? Yuk, kita kupas tuntas!
Indonesia U-23 Kuasai Bola, Malaysia Lebih Banyak Bertahan
Dari catatan statistik, terlihat jelas bahwa Timnas Indonesia U-23 bermain sangat dominan. Anak asuh Gerald Vanenburg menguasai 71% penguasaan bola, sementara Malaysia hanya mendapat 29%.
Hal ini menunjukkan bahwa Jens Raven dkk lebih banyak bermain di area pertahanan lawan dan mencoba membuka celah.
Akurasi Umpan Tinggi, Tapi Minim Peluang Emas
Indonesia mencatatkan 270 total operan dengan tingkat akurasi mencapai 90%, atau 244 operan akurat. Sebaliknya, Malaysia hanya mampu mengumpulkan 107 umpan dengan 77 di antaranya akurat (akurasi 71%).
Sayangnya, dominasi penguasaan bola dan akurasi umpan belum mampu menciptakan ancaman yang berarti. Kedua tim sama-sama tidak menciptakan peluang emas (big chances), dan tidak ada peluang yang terbuang.
Statistik Tembakan: Garuda Muda Lebih Banyak Mencoba
Indonesia tercatat melepaskan 6 tembakan, dengan 2 di antaranya mengarah ke gawang, 2 melenceng, dan 2 diblok pemain lawan. Sedangkan Malaysia hanya menorehkan 4 tembakan, semuanya tanpa ada yang mengarah ke gawang.
Artinya, meskipun lebih sering menekan, finishing Garuda Muda masih belum tajam di babak pertama. Malaysia justru lebih banyak mengandalkan serangan balik dan belum sekalipun menguji kiper Indonesia.
Pertahanan Malaysia Solid, Banyak Clearance
Statistik juga memperlihatkan bahwa pertahanan Malaysia cukup disiplin. Mereka mencatat 18 clearance atau sapuan bola, jauh lebih banyak dibandingkan Indonesia yang hanya melakukan 6 clearance.
Namun untuk urusan intersep dan blok, kedua tim imbang. Masing-masing mencatat 3 intersep dan 2 blok.
Pelanggaran dan Kedisiplinan
Pertandingan berlangsung cukup fair, meski tetap ada tensi tinggi khas duel klasik Indonesia vs Malaysia. Total ada 6 pelanggaran dari Indonesia dan 4 dari Malaysia. Kedua tim sama-sama mengantongi 2 kartu kuning di babak pertama, tapi tidak ada kartu merah yang dikeluarkan.
Klasemen Sementara: Indonesia Masih Kokoh di Puncak Grup A
Dengan hasil imbang sementara ini, Indonesia masih berada di posisi puncak klasemen Grup A dengan 7 poin dari 3 laga. Malaysia tetap di posisi ketiga dengan 4 poin, di bawah Filipina (6 poin).
Hasil seri ini sebenarnya cukup untuk membawa Indonesia lolos ke semifinal sebagai juara grup, selama tidak terjadi perubahan besar di babak kedua.
Statistik Indonesia U-23 vs Malaysia U-23
Berikut adalah statistik babak pertama pertandingan Indonesia U-23 vs Malaysia U-23:
Statistik | Indonesia U-23 | Malaysia U-23 |
---|---|---|
Skor Sementara | 0 | 0 |
Penguasaan Bola | 71% | 29% |
Akurasi Umpan | 90% | 71% |
Total Umpan | 270 | 107 |
Umpan Akurat | 244 | 77 |
Peluang Besar | 0 | 0 |
Peluang Gagal | 0 | 0 |
Offside | 0 | 0 |
Tendangan Sudut (Corner) | 3 | 1 |
Total Tembakan | 6 | 4 |
Tepat Sasaran | 2 | 0 |
Tembakan Melenceng | 2 | 2 |
Kena Tiang/Gawang | 0 | 0 |
Tembakan Diblok | 2 | 2 |
Tekel Sukses | 5 (71%) | 7 (63%) |
Penyelamatan Kiper | 0 | 2 |
Clearance (Sapuan) | 6 | 18 |
Intersepsi | 3 | 3 |
Blok | 2 | 2 |
Kartu Kuning | 2 | 2 |
Kartu Merah | 0 | 0 |
Pelanggaran | 6 | 4 |
Assist | 0 | 0 |